Aisyah Haderus

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Gambaran Umum Penyakit.  
Tumor adalah benjolan-benjolan berbentuk bulat atau berbenjol-benjol terdapat pada organ, berbatas tegas dengan konsistensi yang kenyal. Tumor terjadi dengan adanya masa laten yang sangat panjang dengan titik mulai yang tidak teridentifikasi.
Lebih dari 1,3 juta kasus baru kanker paru yaitu stadium lanjutan dari Tumor Paru dan bronkus di seluruh dunia, menyebabkan 1,1 juta kematian tiap tahunnya. Dari jumlah insiden dan prevalensi di dunia, kawasan Asia, Australasia, dan Timur Jauh berada pada tingkat pertama dengan estimasi kasus lebih dari 670 ribu dengan angka kematian mencapai lebih dari 580 ribu orang. Sampai saat ini kanker paru masih menjadi masalah besar di dunia kedokteran. Kanker paru sulit terdeteksi dan tanpa gejala pada tahap awal. Sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru melakukan reproduksi liar sehingga menyebabkan tumbuhnya tumor yang menghambat dan menghentikan fungsi paru-paru sebagaimana mestinya. Besarnya ukuran paru-paru menyebabkan kanker tumbuh bertahun-tahun tak terdeteksi dan tanpa gejala. penyakit ini baru bisa dideteksi setelah kanker mencapai stadium lanjut.
Tn.R masuk rumah sakit  dengan keluhan nyeri pinggang sebelah kanan dan nyeri dada kiri. Sejak ± 3 bulan yang lalu nyeri pinggang dirasakan terlebih jika berdiri, batuk berlendir. Pasien masuk RS Soppeng seminggu yang lalu selama 4 hari, dilakukan CT-Scan dan pasien dirujuk ke RSWS. Sekarang pasien menderita penyakit Tu.Paru kanan, anemis, belum BAB sejak seminggu yang lalu.




. Data Dasar Pasien
1.    Identitas Pasien
    • N  a  m  a                               : Tn. R.
    • U  m  u  r                                : 62 tahun
    • Pekerjaan                              : Pensiunan PNS
    • A g a m a                               : Islam
    • Alamat                                   : Lalabata, Soppeng
    • Nomor Rekam Medik          : 520433
    • Tanggal Masuk                    : 27 November 2011
o                                           Diagnosa Penyakit             : Tu.Paru kanan, atelektasis lobus superior paru kiri, dan efusi pleura
    • Ruang Perawatan               : Infection Centre lt.1 kamar 4

2.    Data Subjektif
a.    Keluhan Utama
Nyeri pinggang sebelah kanan dan nyeri dada kiri.
b.    Sosial Ekonomi dan Lingkungan
Tn.R merupakan seorang pensiunan PNS, tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya di Lalabata, Soppeng .
c.    Kebiasaan Makan
o   Nafsu makan berkurang
o   Tidak memakan tahu dan tempe
o   Makanan RS konsistensi Lunak kelas I









d.      Riwayat Makan
Makanan yang dimakan sebelum intervensi:
Tabel 1.  Daftar menu recall 24 jam sebelum intervensi
Menu
Bahan Makanan
JUMLAH
URT
Gram
Pagi 06.00 :
Bubur
Telur Rebus
Bening bayam

Beras Giling
Telur ayam
Bayam
Jagung muda

1 ½  gls
1 btr
1 sdm
1 sdm

50
60
5
10
Jam 10.00
Buah
susu

Mangga golek
Dancow

1 btr
1 ½ sdm

60
30
Siang 12.00:
Bubur
Palumara
Bening bayam

Beras Giling
Bandeng
Bayam
Jagung muda

1 2/3 gls
1 ptg
1 sdm
1 sdm

65
60
5
10
Jam  16.00
Teh

Teh
Gula pasir

1 sdm
1 sdt

5
5
Malam 19.00 :
Bubur
Palumara
Sup sayuran

Beras giling
Bandeng
Kol
Wortel
Kentang
Kacang merah
Minyak kelapa

1 2/3 gls
1 ptg
1 sdm
1 sdm
1 sdm
1 sdm
½ sdm

65
60
10
10
5
5
2.5
    Sumber : Data Primer Teolah, 2011


Asupan zat-zat Gizi seharí sebelum intervensi
Tabel 2.   Asupan zat Gizi sebelum intervensi

Energi
Protein
Lemak
KH
Asupan
1059.7
48.96
18.03
174
Kebutuhan
1914.94
81.3
42.55
302
% Kebutuhan
55.33
60.23
42.36
57.7
Sumber : Data primer 2011

e.   Riwayat Penyakit Sekarang
Tu.Paru kanan, anemis, belum BAB sejak seminggu yang lalu.
f.   Riwayat Penyakit Dahulu
Sejak ± 3 bulan yang lalu nyeri pinggang dirasakan terlebih jika berdiri, batuk berlendir. Pasien masuk RS Soppeng seminggu yang lalu selama 4 hari, dilakukan CT-Scan dan pasien dirujuk ke RSWS.
g. Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit yang sama dengan pasien.

3.    Data Objektif
a.    Antropometri (28/11/11)
U               = 62 tahun
                  TB             = 175 cm
                  BBI            = 67.5 kg
                  LILA          =  22 cm
                  %LILA     = 69,48% (Gizi Buruk)





b.    Pemeriksaan Laboratorium
Tabel 3. Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Jenis Pemeriksaan
Hasil
Nilai Normal
Interpretasi
Natrium
Kalium
klorida
ureum
kreatinin
HB
GDS
SGOT
SGPT
123
4,5
105
64
1,3
8,4
96
37
42
135-147 mmol/L
3,5-5 mmol/L
97-111 mmol/L
10-50 g/dL
<1,3
11.7-15.5 g/dl
70-140 mg/dl
<38 U/L
<41 U/L
N
N
N
N

N
N
N
Sumber : Data Sekunder Terolah, 2011


c.    Pemeriksaan Fisik Klinis
Tabel 4.   Hasil Pemeriksaan Fisik Klinis
Jenis Pemeriksaan
Hasil
Keadaan Umum
BAK
BAB
Tensi
Nadi
Respirasi
Suhu
Lemas
Lancar
Sudah seminggu tidak BAB
120/70 mmHg
100x/i
22x/i
36,7ºC
Sumber : Data Sekunder Terolah, 2011








d.  Skrining Gizi
Tabel  5.  Skrining Gizi Terhadap Pasien
Labels: , | edit post
0 Responses

Post a Comment